Selasa, 13 Maret 2012

Tagatat Tejasen: Ilmuwan yang 'Islamkan' Lima Mahasiswa Sebelum Menjadi Muslim


Senin, 05 Maret 2012 06:37 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,  ''Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.'' (QS. An-Nisa: 56)

Bagi sebagian besar umat Islam, ayat di atas terdengar seperti ayat-ayat serupa dalam Alquran yang menjelaskan pedihnya siksa neraka bagi orang-orang yang tidak beriman. Namun tidak demikian bagi Tagatat Tejasen, seorang ilmuwan Thailand di bidang anatomi. Baginya, ayat itu adalah sebuah keajaiban.

                                                                    
                                                                        ***

Konferensi Kedokteran Saudi ke-6 di Jeddah yang diikuti Tejasen pada Maret 1981 menjadi awal kisah pertemuannya dengan keajaiban itu. Dalam konferensi yang berlangsung selama lima hari itu, sejumlah ilmuan Muslim menyodori Tejasen beberapa ayat Alquran yang berhubungan dengan anatomi.

Tejasen yang beragama Buddha kemudian mengatakan bahwa agamanya juga memiliki bukti-bukti serupa yang secara akurat menjelaskan tahap-tahap perkembangan embrio. Para ilmuan Muslim yang tertarik mempelajarinya meminta profesor asal Thailand itu untuk menunjukkan ayat-ayat tersebut pada mereka.

Setahun kemudian, Mei 1982, Tejasen menghadiri konferensi kedokteran yang sama di Dammam, Arab Saudi. Saat ditanya tentang ayat-ayat anatomi yang pernah dijanjikannya, Tejasen justru meminta maaf dan mengatakan bahwa ia telah menyampaikan pernyataan tersebut sebelum mempelajarinya. Ia telah memeriksa kitabnya, dan memastikan bahwa tidak ada referensi darinya yang dapat dijadikan bahan penelitian.

Ia kemudian menerima saran para ilmuan Muslim untuk membaca sebuah makalah penelitian karya Keith Moore, seorang profesor bidang anatomi asal Kanada. Makalah itu berbicara tentang kecocokan antara embriologi modern dengan apa yang disebutkan dalam Alquran.

Tejasen tercengang saat membacanya. Sebagai ilmuwan di bidang anatomi, ia menguasai dermatologi (ilmu tentang kulit). Dalam tinjauan anatomi, lapisan kulit manusia terdiri dari tiga lapisan global, yakni Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada lapisan yang terakhirlah, Sub Cutis, terdapat ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf.

Penemuan modern di bidang anatomi menunjukkan bahwa luka bakar yang terlalu dalam akan mematikan syaraf-syaraf yang mengatur sensasi. Saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus Sub Cutis), seseorang tidak akan merasakan nyeri. Hal itu disebabkan tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent pengatur sensasi yang rusak oleh luka bakar tersebut.

Makalah itu tidak saja menunjukkan keberhasilan teknologi kedokteran dan perkembangan ilmu anatomi, namun juga membuktikan kebenaran Alquran. Ayat 56 surah An-Nisa’ mengatakan bahwa Allah akan memasukkan orang-orang kafir ke dalam neraka, dan mengganti kulit mereka dengan kulit yang baru setiap kali kulit itu hangus terbakar, agar mereka merasakan pedihnya azab Allah.

Jantung Tejasen berdebar. “Bagaimana mungkin Alquran yang diturunkan 14 abad yang lalu telah mengetahui fakta kedokteran ini?”

                                                                               ***

Sebelum berhasil mengatasi keterkejutannya, Tejasen disodori pertanyaan oleh para ilmuan Muslim yang mendampinginya, “Mungkinkah ayat Alquran ini bersumber dari manusia?”

Ketua Jurusan Anatomi Universitas Chiang Mai Thailand itu sontak menjawab, “Tidak, kitab itu tidak mungkin berasal dari manusia. Ia kemudian termangu dan melanjutkan responsnya, “Lalu dari mana kiranya Muhammad menerimanya?”

Mereka memberitahu Tejasen bahwa Tuhan itu adalah Allah, yang membuat Tejasen semakin ingin tahu. “Lalu, siapakah Allah itu?” tanyanya.

Dari para ilmuan Muslim tersebut, Tejasen mendapatkan keterangan tentang Allah, Sang Pencipta yang dari-Nya bersumber segala kebenaran dan kesempurnaan. Dan Tejasen tak membantah semua jawaban yang diterimanya. Ia membenarkannya.

Profesor yang pernah menjadi dekan Fakultas Kedokteran Universitas Chiang Mai lalu itu kembali ke negaranya, tempat ia menyampaikan sejumlah kuliah tentang pengetahuan dan penemuan barunya itu. Informasi yang dikutip oleh laman special.worlofislam.info menyebutkan bahwa kuliah-kuliah profesor yang masih beragama Buddha itu, di luar dugaan, telah mengislamkan lima mahasiswanya.

Hingga akhirnya, pada Konferensi Kedokteran Saudi ke-8 yang diselenggarakan di Riyadh, Tejasen kembali hadir dan mengikuti serangkaian pidato tentang bukti-bukti Qurani yang berhubungan dengan ilmu medis. Dalam konferensi yang berlangsung selama lima hari itu, Tejasen banyak mendiskusikan dalil-dalil tersebut bersama para sarjana Muslim dan non-Muslim.

Di akhir konferensi, 3 November 1983, Tejasen maju dan berdiri di podium. Di hadapan seluruh peserta konferensi, ia menceritakan awal ketertarikannya pada Alquran, juga kekagumannya pada makalah Keith Moore yang membuatnya meyakini kebenaran Islam.

“Segala yang terekam dalam Alquran 1.400 tahun yang lalu pastilah kebenaran, yang bisa dibuktikan oleh sains. Nabi Muhammad yang tidak bisa membaca dan menulis pastilah menerimanya sebagai cahaya yang diwahyukan oleh Yang Maha Pencipta,” katanya. Tejasen lalu menutup pidatonya dengan mengucap dua kalimat syahadat.

 
Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: Devi Anggraini Oktavika

Badan Penyalur Bantuan Pendidikan Anak Nagari Kapau (BPBPANK)

BADAN PENYALUR BANTUAN PENDIDIKAN ANAK NAGARI KAPAU

KEPUTUSAN WALI NAGARI KAPAU
NOMOR : 9 TAHUN 2011 TANGGAL 20 SEPTEMBER 2011

Menghimpun dan Menyalurkan Bantuan Pendidikan
Untuk Para Dhu’afa Anak Nagari Kapau
yang Mempunyai Prestasi Berupa Zakat, Infak,
Shadaqah dan lain-lain

BPBPANK menerima sumbangan dari Inyiak, Bapak, Ibu, Saudara Saudari untuk disalurkan kepada anak kemenakan kita yang sangat membutuhkan biaya pendidikan. Bagi yang sudah mentransfer sumbangannya mohon konfirmasi via SMS ke Melwaldi, S.Pd, HP: 08116605245, Yomendra,SH HP: 081266728241, Elvi Ismail, A.Md Keb, HP : 081374852700

Rekening:
BNI Cabang Bukittinggi : 0234054392
a.n IBU ELVI ISMAIL

Sekretariat :

Kantor Wali Nagari Kapau Kecamatan Tilatang Kamang
Kabupaten Agam

Berawal dari hasil Musyawarah Anak Nagari Kapau pada tanggal 4 September 2010, kemudian berdasarkan hasil rumusan tim maka diserahkan kepada Pemerintah Nagari Kapau untuk membentuk wadah atau badan yang akan mengelola zakat, infak, shadaqah dan lain-lain untuk bantuan pendidikan.

Berdasarkan amanat Musyawarah Anak Nagari Kapau tersebut maka diadakanlah musyawarah oleh pemerintah nagari dan alhamdulillah terbentuk suatu badan yang dinamakan Badan Penyalur Bantuan Pendidikan Anak Nagari Kapau atau disingkat BPBPANK, sesuai dengan Keputusan Wali Nagari Kapau Nomor 9 Tahun 2011 Tanggal 20 September 2011.

Berdirinya badan ini dimaksudkan untuk mengumpulkan / menghimpun zakat, infak, shadaqah dll dari Anak Nagari Kapau baik yang ada di kampung maupun di perantauan dan menyalurkannya kepada putra putri Anak Nagari Kapau untuk membantu biaya pendidikannya, karena masih banyak Anak Nagari Kapau yang tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya.

Berangkat dari kondisi di atas BPBPANK mencoba menghimpun semua potensi nagari yang kita cintai ini guna meningkatkan kualitas pendidikan Anak Nagari Kapau, sehingga diharapkan BPBPANK dapat menjadi wadah bagi dunsanak-dunsanak kita yang peduli dengan pendidikan anak kemenakan kita di kampung halaman dengan menyisihkan sedikit kelebihan rezeki untuk disalurkan kepada yang membutuhkan.

VISI

Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Nagari Kapau
yang Terdidik dan Berakhlakul Karimah

MISI

Bidang Sosial

Mengajak para dunsanak khususnya yang berasal ataupun yang berkarib kerabat dengan masyarakat nagari Kapau untuk bersama-sama menyisihkan sebagian rezekinya yang telah dititipkan Allah SWT untuk disumbangkan kepada Anak Nagari Kapau yang sedang menuntut ilmu. Maka BPBPANK akan menyalurkan sumbangan berupa zakat, infak, shadaqah dan lain-lain kepada anak nagari Kapau

Bidang Pendidikan

Berperan aktif dalam upaya memajukan kualitas pendidikan Anak Nagari Kapau mulai dari tingkat SD sampai Perguruan Tinggi. Dalam kondisi sekarang ini BPBPANK menyalurkan khusus untuk tingkat SMA/Sederajat dan akan mengembangkan ke tingkat lainnya sesuai dengan kondisi keuangan yang ada.

Aktif memberikan informasi pendidikan di dalam dan di luar negeri kepada masyarakat nagari Kapau.

Bentuk-bentuk Bantuan yang Disalurkan oleh BPBPANK :

1. Beasiswa pendidikan di Universitas / Akademi Negeri
2. Bantuan Biaya Penelitian
3. Bantuan masuk Perguruan Tinggi/Akademi Negeri
4. Beasiswa pendidikan SLTP dan SLTA Negeri
5. Bantuan Masuk SLTA
6. Bantuan Masuk SLTP
7. Bantuan Masuk SD

Catatan :

1. Besarnya bantuan akan disesuaikan dengan kondisi keuangan BPBPANK
2. Penerima Beasiswa pendidikan akan dievaluasi setiap tahun dan penerima beasiswa diharuskan melaporkan nilai untuk tiap semester kepada pengurus
3. Jenis bantuan lain akan disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan BPBPANK

Persyaratan Penerima Bantuan BPBPANK

1. Anak Nagari Kapau
2. Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain
3. Berprestasi dan masuk rangking 10 besar
4. Mendapat rekomendasi dari Wali Jorong setempat yang menyatakan calon penerima kesulitan ekonomi dan biaya pendidikan
5. membuat surat permohonan dan surat pernyataan

SUSUNAN PENGURUS BPBPANK

Atas Rahmat dan Izin Allah SWT. Alhamdulillah, pada tanggal 20 September 2011 berdasarkan SK Wali Nagari Kapau Nomor 9 Tahun 2011 telah dibentuk Badan Penyalur Bantuan Pendidikan Anak Nagari Kapau (BPBPANK) dengan susunan pengurus sebagai berikut :

PEMBINA/PENASEHAT : 1. WALI NAGARI KAPAU

2. BAMUS NAGARI KAPAU

PENGAWAS : 1. Drs. ARIYETMAN

2. ASDIWARMAN, S.Pd, M.Pd

3. Dra. Hj. ZELVIA


KETUA : MELWALDI, S.Pd

WAKIL KETUA : Hj. DESWATI

SEKRETARIS : YOMENDRA, SH

BENDAHARA : ELVI ISMAIL, A.Md Keb


SEKSI PERENCANAAN DAN PEMBERDAYAAN MASY.
1. ZULFADLI, SH

2. Dra. ZUL’AINI

3. H U S N I

SEKSI PENGUMPULAN : Dra. Hj. AFNIZAR

SEKSI PENDISTRIBUSIAN : ULYA FITRA, A.Md

Untuk Keterangan dan Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi :

Melwaldi, S.Pd : 08116605245
Hj. Deswati : 08126608790
Yomendra Dainir : 081266728241
Elvi Ismail, A.Md, Keb : 081374852700
Zulfadli, SH : 081363419760
Dra. Zul’aini : 081363218365
H u s n i : 081363328833
Dra. Hj. Afnizar : 08126747995
Ulya Fitra, A.Md : 085263084571

Gedung Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Kapau
Alamat: 
Pandam Basasak Kenagarian Kapau Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Sumatera Barat. 
Kode Pos: 26152 Telp (0752) 34071

Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Kapau

Setelah bergerak puluhan tahun semenjak didirikan pada tanggal 29 Juli 1929 oleh Hamzah Dt.Batuah, Syekh Abdurrahman dan Kawan-kawan kemudian dihidupkan kembali oleh Syekh Rasjidin Kari Bagindo (Inyiak Khatib) tahun 1975. sampai sekarang Alhamdulillah keberadaan MTI Kapau Kec.Tilatang Kamang Kab.Agam tidak diragukan lagi dan telah menamatkan ribuan orang murid.
Untuk mendukung para santriwan/wati yang memiliki kepercayaan dan kebanggaan sebagai santriwan/wati MTI Kapau, maka telah dibangun fasilitas gedung permanen yang sangat memadai untuk belajar dan kegiatan lainnya.
MTI Kapau juga menyediakan pemondokan atau asrama khusus untuk putra dan putri yang berasal dari luar Kapau, yang merupakan gedung permanen dengan fasilitas yang cukup.
Para guru merupakan Praktisi yang memiliki komitmen yang tinggi dalam bidang pendidikan serta telah memiliki pengalaman mengajar di bidang masing-masing baik agama Islam dan Umum.